Berita

Bagasi Pesawat Beberapa Maskapai di Indonesia Sekarang Dikenakan Tarif!

bagasi pesawat - yoexplore, liburan keluarga - yoexplore.co.id
image source : tribun

YOEXPLORE, Liburan Keluarga – Sahabat explorer, sudah tau belum mengenai informasi terbaru ini? Baru-baru ini, sedang muncul berita-berita tentang dikenakannya tarif bagasi untuk beberapa maskapai di Indonesia. Biasanya, kita mendapatkan free beberapa kilogram bagasi pesawat untuk menaruh barang bawaan setelah membeli tiket. Sayangnya, hal itu sudah tidak berlaku lagi nih sahabat explorer. Mungkin, masih ada beberapa maskapai yang memberikan gratis bagasi, namun dengan beberapa syarat dan ketentuan. Bagi para penggila traveling, terutama traveling dengan budget yang murah, buruknya berita ini karena maskapai tersebut merupakan maskapai berbiaya murah atau low cost carrier (LCC). Dengan demikian, akan dikenakan biaya tambahan apabila kalian membawa barang yang berlebih.

Bagasi Pesawat Sekarang Ada Tarifnya!

Di Indonesia, maskapai pertama yang menggunakan peraturan baru tersebut ialah Lion Air Group yang terdiri dari Lion Air dan juga Wings Air. Per tanggal 8 Januari 2019 kemarin, pihak Lion Air Group mengungumkan, bahwa penumpang Lion Air tidak akan mendapatkan bagasi gratis sebanyak 20 kilogram lagi. Begitu pula dengan penumpang Wings Air, mereka tidak lagi mendapatkan bagasi 10 kilogram secara percuma alias gratis. Namun, ada beberapa ketentuan bagi kalian yang suka terbang dengan Lion Air Group mengenai bagasi pesawat tersebut. Seperti yang dilansir kompas.com, ini lah ketentuannya :

 

  1. Bagasi kabin tetap gratis dengan syarat berupa satu buah tas jinjing dengan dimensi 40cm x 30cm x 20cm dan dengan beban berat tas tersebut yang tidak melebihi 7 kilogram.
  2. Barang yang diikat atau dibungkus, tidak dianggap sebagai satu buah bagasi kabin
  3. Lion Air lewat siaran pers menyatakan, calon penumpang dapat membeli bagasi di muka dengan harga lebih murah bersamaan dengan pembelian tiket atau maksimal 6 jam sebelum keberangkatan
  4. Bagasi tambahan dapat dibeli melalui agen perjalanan, situs Lion Air, dan kantor penjualan tiket Lion Air Group.
  5. Bagasi kabin yang melebihi 7 kilogram, akan dikenakan biaya kelebihan bagasi sesuai tarif yang berlaku pada hari keberangkatan.
  6. Tarif bagasi tambahan Lion Air dan Wings Air prepaid baggage (bagasi berbayar di muka) disesuaikan dengan rute penerbangan. Jadi masing-masing rute penerbangan memiliki harga masing-masing yang tidak sama.

Misalnya, untuk penerbangan langsung dari Jakarta – Bali, dikenakan biaya Rp 155.000 untuk tambahan bagasi 5 kilogram.

Baca Juga : Menikmati salju saat jalan-jalan ke Turki

Kurang lebih seperti itu sahabat explorer, ketentuan yang dibuat oleh pihak Lion Air Group untuk tambahan biaya bagasi pesawat yang sudah berlaku hingga hari ini dan seterusnya. Kira-kira kalian setuju gak nih dengan perubahan yang sudah dibuat? Apapun jawabannya, kalian bisa kirim komentar di kolom komen kami ya.

By the way, kalian tau gak nih siapa sih pelopor bagasi pesawat berbayar di dunia? Pastinya semua orang tidak ada yang suka nih dengan yang namanya biaya bagasi pesawat tambahan. Namun faktanya, hal ini sudah aja semenjak 11 tahun yang lalu loh sahabat explorer, tepatnya pada tahun 2008. Maskapai dari Amerika Serikat yaitu American Airlines mengungumkan untuk memungut biaya untuk semua tas yang ditaruh di dalam bagasi.

Pelopor Bagasi Berbayar di Luar Negeri, American Airlines

Bahkan, sekitar tahun 2016 atau 2017, American Airlines dan United Airlines memperkenalkan tarif ekonomi dasar baru pada rute tertentu. Tarif ini mewajibkan para penumpang untuk membayar barang bawaan baik di bagasi maupun di kabin! Wah, ternyata di luar sana makin-makin aja nih biayanya. Di negara kita baru tahun ini, dan itu juga baru beberapa maskapai, belum semuanya. Kira-kira bisa efektif gak ya sahabat explorer?

Sebenarnya, ada beberapa faktor di Amerika yang menyebabkan dikenakannya tarif biaya bagasi pesawat tambahan tersebut. Yang pertama karena serangan teroris 2001 yang lalu yang membuat profit maskapai menjadi sangat lesu. Lalu yang kedua ialah krisis ekonomi global pada tahun 2008 yang memaksa para maskapai untuk memberikan biaya tambahan untuk menutup biaya operasional. Biaya tambahan tersebut adalah mulai dari menjual bagasi tambahan, makanan, sewa bantal dan selimut, hingga memberi tambahan biaya saat musim liburan! Wah, sadis juga ya sahabat explorer, hehe.

Mungkin di luar negeri sana sekarang sudah lumrah ya dengan biaya bagasi tambahan tersebut. Namun, sepertinya di Indonesia akan menjadi hal yang heboh nih saat-saat ini sahabat explorer. Belum lagi sekarang, biaya bagasi pesawat tambahan tersebut juga berlaku pada maskapai LCC yang lain yaitu Citilink. Maskapai tersebut mengikuti jejak Lion Air Group untuk menambahkan biaya bagasi pesawat tersebut, namun waktu dimulainya belum ada informasi tambahan.

Citilink Juga Mengikuti Jejak Lion Air Group

“Ketentuan yang akan diberlakukan untuk bagasi tercatat penumpang merupakan penyesuaian dan peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 185 tahun 2015 mengenai standar pelayanan penumpang kelas ekonomi”, kata Amalia Yaksa, Sales and Distribution PT Citilink Indonesia.

Untuk urusan biayanya, belum ada kabar terkini mengenai berapa biaya per kilo atau sistem lainnya yang bersangkutan. Namun, sudah ada peraturan untuk menentukan biaya bagasi pesawat, meskipun belum diketahui nominalnya berapa. Yang perlu kalian ketahui adalah, biaya tarif bagasi ini hanya dikenakan untuk penerbangan domestik saja. Sementara khusus penumpang Citilink Indonesia rute internasional seperti Jakarta – Penang, Banyuwangi – Kuala Lumpur, dan Denpasar – Dili, serta penumpang yang merupakan bagian dari member Supergreen atau Garudamiles akan tetap mendapatkan 10 kilogram gratis dengan pembelian di Page Number.

Jadi, bagaimana nih sahabat explorer? Boleh dong kasih tanggapan kalian di kolom komentar kami. Semoga artikel ini bermanfaat, dan jangan lupa untuk berbagi cerita dan pengalaman traveling kalian di Guest Post YoExplore. Selamat berlibur dan have a good day, explorer!

Tentang penulis

Romzi Shamlan

Romzi Shamlan

Saya adalah Digital Content Creator untuk majalah YOEXPLORE dan akun YOEXPLORE di YouTube dengan pengalaman dalam blogging di bidang musik, membuat konten kreatif di bidang musik, radio, dan film.

Tinggalkan komentar