Gaya Hidup

10 Fakta Tentang Pelukis Antonio Blanco

Fakta Tentang Pelukis Antonio Blanco - yoexplore, liburan keluarga - yoexplore.co.id
image source: indonesia.go.id

YOEXPLORE, Tour Operator – Sahabat explorer, apakah kamu pernah mendengar nama Antonio Blanco? Beliau adalah salah satu pelukis terkenal yang memiliki karya-karya yang sangat luar biasa. Antonio adalah seorang pelukis hingga menjadi maestro “expressive romantic” yang diakui dunia. Blanco juga merupakan seorang pengelana waktu dan imajinasi. Terlahir dari ayah seorang dokter yang berdarah Spanyol dan ibu yang berasal dari Italia. Blanco dilahirkan di Distrik Ermita, Manila, Philipina pada tanggal 15 September tahun 1911. Dalam kesempatan kali ini, kami akan membahas fakta tentang pelukis Antonio Blanco yang mungkin belum pernah kamu ketahui, sahabat explorer.  Baiklah kalau begitu, mari langsung kita simak saja ya ulasannya!

Fakta Tentang Pelukis Antonio Blanco

Baca Juga: 10 Fakta Tentang Kebun Raya Bogor

1. Sudah Hobi Seni Semenjak Kecil

Antonio Blanco memang sudah memiliki bakat dan jiwa seni semasa kecilnya. Dia memang menyukai seni dan juga bahasa, sahabat explorer. Mulai dari kecil tersebut, ia sudah banyak melihat referensi soal lukisan dan berbagai macam seni yang lainnya, sahabat explorer

2. Sempat Tinggal Di Amerika

Antonio Blanco memang memiliki jiwa petualang yang tinggi. Saat remaja, ia memutuskan untuk pergi merantau ke Amerika Serikat untuk sekolah dan bekerja disana. Mulai dari situlah ia semakin menemukan bakat seninya tersebut, sahabat explorer

3. Sekolah Seni Di New York

Antonio Blanco pada akhirnya memilih untuk melanjutkan pendidikannya di National Academy of Art di New York, Amerika Serikat. Kemudian dia bekerja di pusat perfilman dunia, Hollywood. Baik sekolah maupun pekerjaan, Blanco memang selalu berkaitan dengan seni, sahabat explorer

4. Penasaran Dengan Samudera Pasifik

Seiring berjalannya waktu, Antonio memang sering menghabiskan waktu di pantai California. Daya tariknya akan Samudera Pasifik selalu muncul setiap kali melihat pantai tersebut, sahabat explorer. Pada akhirnya jiwa berpetualangnya pun kembali bergejolak. 

5. Ingin Menjelajah Pulau

Dikarenakan keinginannya untuk mengarungi Samudera Pasifik,Blanco pada akhirnya juga tertarik untuk mengunjungi pulau-pulau yang ada di sekitaran lautan tersebut. Gemerlap dunia Hollywood tidak bisa membiusnya! Pada akhirnya ia memulai perjalanan berkeliling Samudera Pasifik. Dan pulau pertama yang ia kunjungi adalah Hawai. Kemudian dia berlayar menuju Jepang dan ke Kamboja, sahabat explorer

6. Menjadi Tamu Kehormatan

Saat berada di Kamboja atau yang biasa dikenal dengan negara seribu candi tersebut, Blanco menjadi tamu kehormatan dari Pangeran Norodom Sihanok. 

7. Tiba Di Bali

Pada tahun 1952, akhirnya Antonio Blanco tiba di Bali, Indonesia. Saat itu juga ia langsung jatuh cinta terhadap keindahan Pulau Dewata tersebut. Di Desa Seni Ubud tersebutlah tepatnya ia berhasil menghentikan langkahnya. Tempat impian yang satu ini memberikan limpahan karunia yang pada akhirnya membangkitkan gelora melukisnya. 

8. Pesona Bali Yang Menggugah Hati

Fakta tentang pelukis Antonio Blanco yang selanjutnya adalah mengenai pesona Bali yang membuat ia jatuh cinta. Pemandangan yang indah dengan sungai yang berkelok, bukit menghijau, kemudian sawah berudak-undak, daun pohon yang menari-nari dan juga wanita cantik nan eksotik serta masyarakat yang sangat mencintai kesenian semakin mendekatkan mimpi Blanco menjadi kenyataan. 

9. Pertemuan Dengan Ni Rondji

Seorang gadis penari dari Bali yang bernama Ni Rondji dari Desa Penestaan, Ubud akhirnya berhasil memikat hati sang pelukis Antonio Blanco. Penari ini pada awalnya adalah wanita model bagi lukisan Antonio Blanco. Rondji si gadis desa yang cantik alami khas dari Bali yang gemar menari semenjak remaja. Talenta yang alami, hasrat jiwa dan lingkungan seni membentuknya menjadi seorang penari yang nyaris sempurna. Keinginan belajarnya pun juga sangat tinggi, ia pernah berguru pada empu tari bernama I Maria dari Tabanan. 

10. Menikah Pada Tahun 1953

Cinta Blanco kepada Ni Rondji tersebut pada akhirnya ditasbihkan pada pernikahan sederhana di tahun 1953. Ubud yang indah bagai lukisan dewata menjadi saksi akan romansa cinta mereka. Sepasang kekasih tersebut kini saling berbagi kebahagiaan dalam kebersahajaan. Menjadi istri seorang pelukis seni yang murni mengharuskan Rondji hidup lebih tabah luar biasa. Blanco berprinsip “Rela tidak memiliki sepeser uang pun daripada menjual lukisan. Uang memang cepat habis tetapi lukisan tidak”. Rondji pun akhirnya berusaha memahami sepenuh hati & memang pada akhirnya ia juga mengakui prinsip Blanco tersebut adalah benar.

Sahabat explorer, itulah fakta tentang pelukis Antonio Blanco yang bisa kami bagikan kepada kamu. Semoga artikel ini bermanfaat dan seperti biasa jangan lupa untuk menceritakan pengalaman unik traveling kamu di kolom komentar atau Guest Post YoExplore. Sampai bertemu lagi di tulisan berikutnya, selamat berlibur dan have a good day, explorer!

Tentang penulis

Romzi Shamlan

Romzi Shamlan

Saya adalah Digital Content Creator untuk majalah YOEXPLORE dan akun YOEXPLORE di YouTube dengan pengalaman dalam blogging di bidang musik, membuat konten kreatif di bidang musik, radio, dan film.

Tinggalkan komentar