Gaya Hidup

Adios Path! Aplikasi Yang Satu Ini Resmi Ditutup

Path tutup - YoEXplore.co.id
image source : YoEXplore

YOEXPLORE.co.id – Sahabat explorer, mungkin sekarang di timeline sosial media kalian banyak posting-an yang berisi Path Tutup. Memang sebuah kabar yang menyedihkan, aplikasi yang sempat booming pada tahun 2013 hingga beberapa tahun berikutnya ini memang akhirnya resmi ditutup. Banyaknya sosial media yang ada saat ini, mengharuskan mereka untuk lebih dinamis dan juga kompetitif. Media sosial ini, pada akhirnya ‘tumbang’ setelah 8 tahun menggeluti dunia internet sejak tahun 2010. Mungkin bagi kidz zaman now tidak mengenal baik aplikasi ini, namun bagi Millenials, pasti dulu kalian main aplikasi ini. Path, memiliki berbagai macam fitur yang menarik, seperti unggah foto dan fitur tag, unggah Video, pesan singkat (Path Talk), unggah “listening to” musik, film, hingga buku bacaan. Aplikasi yang satu ini memang bisa ‘memberi tahu’ kegiatan sehari-hari kita hingga detail.

Path Tutup Bikin Netizen Heboh!

Path tutup, tidak terlepas dari persaingan kompetitor lainnya seperti Instagram. Bahkan kalau dipikir-pikir, bagaimana jadinya kalau Instagram juga tutup? Tentu ada aplikasi lain yang jauh lebih menarik nih sahabat explorer. Namun sepertinya, hal itu tidak akan terjadi kalau lihat perkembangannya. Berbagai macam fitur baru yang dibuat oleh Path juga ternyata tidak dapat menyelamatkan mereka. Booming-nya Instastory juga sempat diikuti oleh path dengan Path Story, namun sepertinya tidak banyak orang yang menggunakannya. Seperti biasa, fitur tersebut hanya dipakai di awal-awal rilis, setelahnya? Hanya jadi fitur semata.

Cek Dulu Yang Satu Ini –> Private Trip Fun Rafting Cicatih River 12KM | Sukabumi, Indonesia

Pada awalnya, Path hanya dihadirkan dalam bentuk web dan aplikasi di iOS. Namun, sambutan yang positif dari masyarakat, maka akhirnya Path merilis untuk platform Android. Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi Path, hanya dalam waktu satu tahun, mereka sudah mendapatkan kurang lebih 2 juta pengguna, tepatnya pada November 2012.

Salah satu nilai tambah yang ada di Path adalah jumlah pertemanan yang terbatas. Hal tersebut memang membuat penggunanya merasa lebih memiliki privasi dan hanya membagikannya kepada akun yang sudah menjadi temannya. Perkembangan aplikasi yang satu ini harus diakui sangat cepat, CEO Path Dave Morin mengungkapkan bahwa aplikasi ini sudah dibuka lebih dari 1 miliar kali oleh lebih dari 12 juta pengguna di seluruh dunia. Karena hal tersebut, Path pada akhirnya kembali memberikan update dengan menambah fitur teman yang tadinya hanya 150 orang menjadi 500 orang.

Napak Tilas Path di Indonesia

Di tahun 2016, Path lagi-lagi berbenah dengan menambahkan fitur chat di dalam aplikasinya. Sebelumnya, fitur chat ini terpisah dengan aplikasi bawaanya, sehingga kita harus menginstal satu aplikasi lagi yaitu, Path Talk. Namun, tetap saja, hal tersebut tidak menyelamatkan Path dari persaingan aplikasi lainnya, tetap saja Path tutup pada akhirnya. Khusus di Indonesia, Path memiliki kenangan yang manis, alasannya jelas karena faktor Indonesia sebagai salah satu kontributor pengguna terbesar.

Media sosial Path, akhirnya resmi mengungumkan selamat tinggal kepada para penggunanya. Dikutip dari Path.com , pada 1 Oktober 2018, pengguna tidak dapat lagi mengunduh atau memperbarui aplikasi ini. Lalu, pada tanggal 18 Oktober 2018, layanan ini akan benar-benar berhenti. Penutupannya, pada 11 November 2018, customer service Path juga akan tutup.  “Dengan berat hati, kami mengumumkan bahwa kami akan berhenti menyediakan layanan yang kami cintai, Path,”, seperti itulah pengunguman yang cukup mengagetkan saat lagi iseng-iseng buka aplikasi yang satu ini.

Baca Juga : Menikmati ‘Mini Wayag’ Alias Pianemo

Ternyata, informasi tersebut memang benar, setelah beberapa hari memang isu tersebut mulai menyebar. Lanjut, “Dan sekarang tidak terhindarkan lagi bagi kami untuk mengakhiri layanan dan memprioritaskan pekerjaan kami untuk melayani Anda dengan produk dan layanan yang lebih baik,” kata Path. Wah, sahabat explorer, cukup sedih juga ya dengar kabar Path tutup. Kalau kalian, punya kenangan apa saja nih bersama Path? Hehe, boleh di share di kolom komen kita ya. Have a good day,explorer!

Tentang penulis

Romzi Shamlan

Romzi Shamlan

Saya adalah Digital Content Creator untuk majalah YOEXPLORE dan akun YOEXPLORE di YouTube dengan pengalaman dalam blogging di bidang musik, membuat konten kreatif di bidang musik, radio, dan film.

Tinggalkan komentar