Gaya Hidup

10 Fakta Tentang Taman Safari Indonesia Cisarua

taman safari indonesia cisarua - yoexplore, liburan keluarga - yoexplore.co.id
image source: vokamo

YOEXPLORE, Tour Operator – Sahabat explorer, apakah kamu pernah mengunjungi Taman Safari Indonesia Cisarua, Bogor? Tempat yang satu ini memang terbilang legendaris dikalangan para turis lokal maupun mancanegara, sahabat explorer. Taman Safari Indonesia Cisarua ini merupakan taman safari yang paling ramai dikunjungi, khususnya pada hari libur. Siapa pun yang datang ke tempat ini pasti ingin segera kembali, sahabat explorer. Selain melihat binatang dengan kehidupannya yang liar, ada juga beberapa atraksi lainnya yang bisa kamu nikmati setelah keluar dari area melihat hewan tersebut. Mulai dari atraksi lumba-lumba sampai ke atraksi koboi semuanya juga ada, sahabat explorer

Taman Safari Indonesia Cisarua, Bogor.

Semua hal tersebut tentunya memiliki sejarah yang cukup panjang. Kira-kira ada apa saja ya fakta menarik mengenai Taman Safari pertama di Indonesia ini? Baiklah kalau begitu, mari langsung kita simak ulasannya yuk, sahabat explorer!

Baca Juga: 10 Destinasi Wisata, Cocok Banget Buat Liburan Keluarga Ke Bali

1. Awalnya Sebagai Tempat Penginapan

Sebelum terkenal menjadi kebun binatang sebesar seperti sekarang, Taman Safari Indonesia bermula dari hotel sederhana yang memiliki nama SARI ASIH. Penginapan yang dibangun di Bogor ini berdiri di atas lahan seluas 2,5 ha.

Yang menarik, Sari Asih dilengkapi dengan taman satwa kecil yang pada akhirnya memikat hati para pengunjungnya. Dari sini lah cikal bakal Taman Safari Indonesia ini mulai dikembangkan. Sekarang hotel Sari Asih tersebut sudah berubah nama menjadi Royal Safari Garden, yang merupakan salah satu penginapan yang dekat dengan Taman Safari Indonesia Cisarua. 

2. Pembangunan Dimulai Pada Tahun 1980

Pada tahun 1980, akhirnya dibuatlah Taman Safari Indonesia Cisarua. Pembangunan Taman Safari Indonesia Cisarua ini bermula dengan memanfaatkan perkebunan teh yang sudah tidak digunakan lagi, sahabat explorer. Awalnya hanya dibangun di atas lahan seluas 50 ha. Sekarang, Taman Safari Bogor sudah berkembang hingga mencapai 168 ha.

3. Training Centre Gajah

Pada tahun 1982, Taman Safari Indonesia Cisarua mendirikan sebuah Training Centre Gajah. Setelah cukup sukses dengan membangun Royal Safari Garden di tahun 1979, selanjutnya pihak Taman Safari Indonesia memutuskan untuk mendirikan sebuah pusat pelatihan gajah di Indonesia. Tujuannya adalah untuk menanggulangi konflik antara gajah dan manusia. 

4. Sebagai Taman Konservasi

Pada tahun 1986, Taman Safari Indonesia Cisarua akhirnya diresmikan sebagai sebuah Taman Konservasi. Bukan hanya sebagai taman konservasi saja, sahabat explorer, Taman Safari Indonesia Cisarua pun juga ditetapkan sebagai destinasi wisata keluarga. Wisatawan bisa liburan sambil mengenal beragam satwa. 

Pembangunan Taman Safari Cisarua Bogor ini juga bertujuan untuk melindungi satwa liar yang berada di kawasan hutan Gunung Gede Pangrango dengan total 2700 satwa dengan 300 spesies yang berbeda.

5. Menanam 10 Juta Pohon

Taman Safari Indonesia Cisarua pun juga menanam 10 juta pohon di wilayah Pangrango. Dengan banyaknya pepohonan yang tumbuh secara alami tersebut, harapannya adalah binatang yang ada di Taman Safari Cisarua bisa betah untuk tinggal di sana. Dikarenakan cuaca dan juga udara sejuk yang dihasilkan oleh pepohonan tersebut. 

6. Tempat Penangkaran Satwa Langka

Taman safari Indonesia Cisarua, Bogor ini juga merupakan sebagai tempat penangkaran satwa langka. Dan karena fungsinya itu, akhirnya taman tersebut diresmikan pada  tanggal 19 Maret 1990 oleh Menteri Kehutanan yang menjabat pada saat itu Hasjrul Harahap. Semenjak itulah Taman Safari terus beroperasi sampai sekarang sebagai salah satu taman dimana semua pengunjung bisa melihat satwa secara langsung dari habitatnya bahkan ada juga tempat dimana kamu bisa berinteraksi langsung dengan para satwa yang sudah jinak dan dengan ditemani dengan pawangnya agar kamu bisa lebih tenang.

7. Satwa Yang Sudah Terbiasa Dengan Kehadiran Manusia

Satwa di sana juga sudah terbiasa dengan kehadiran manusia. Area di taman safari ini tentunya juga dipisah agar tidak ada satwa yang saling memangsa. Semua makanan untuk satwa sudah disediakan oleh pihak taman safari. Pada saat datang ke sana, kamu bisa berkeliling taman dengan mobil pribadi kamu atau dengan bus milik Taman Safari. 

8. Ratusan Satwa Tersedia

Ribuan satwa yang berkeliaran secara bebas layaknya di habitat mereka, bisa kamu temui di Taman Safari Indonesia Cisarua. Beberapa diantaranya,  Gajah, Macan Tutul, Macan Kumbang Afrika, Jerapah, Binturong, Anoa, Rusa, Malayan Tapir, Kerbau, Kuda Nil, Beragam Unta, Beragam burung, Bison Eropa, Babirusa, Singa, Badak Putih, Buaya, Orangutan Kalimantan, Kapibara dan masih banyak lagi satwa yang lainnya.

9. Terdapat Animal Show dan Wahana  Bermain

Animal show yang dipertontonkan juga sesuai dengan jadwal seperti Elephant Show, Cowboy Show, Tiger Show, Birds of Prey Show, Safari Theatre, dan lain-lain. Selain itu, juga ada beberapa atraksi seperti  Lolly Swing, Kincir Raksasa, Crazy Plane, Sepeda Air, BomBom Car, Sepeda Layang, Rumah Hantu 3D, Bumber Boat, dan masih banyak lagi.

10. Istana Panda

Pada akhirnya beberapa tahun yang lalu Indonesia dan China sepakat bekerjasama untuk meminjamkan satwa mereka ke Indonesia yang paling terkenal dan ditunggu-tunggu oleh masyarakat, yaitu Panda. Kamu bisa mendatangi dan melihat bagaimana habitat mereka di Taman Safari, sahabat explorer

Sahabat explorer, itulah beberapa fakta mengenai Taman Safari Indonesia Cisarua yang bisa kami persembahkan untuk kamu. Semoga artikel ini bermanfaat dan seperti biasa jangan lupa untuk menceritakan pengalaman unik traveling kamu di kolom komentar atau Guest Post YoExplore. Sampai bertemu lagi di tulisan berikutnya, selamat berlibur dan have a good day, explorer!

 

Tentang penulis

Romzi Shamlan

Romzi Shamlan

Saya adalah Digital Content Creator untuk majalah YOEXPLORE dan akun YOEXPLORE di YouTube dengan pengalaman dalam blogging di bidang musik, membuat konten kreatif di bidang musik, radio, dan film.

Tinggalkan komentar